Depdiknas Pertajam Program Kewirausahaan di SMK

1257507241Jakarta,- Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) dalam hal ini Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (Dit.PSMK)…

akan mempertajam program kewirausahaan di SMK. Dengan keahlian yang dimiliki, siswa SMK akan dilatih agar dapat melakukan kegiatan usaha sendiri.

Hal tersebut Direktur PSMK Joko Sutrisno saat memberikan keterangan pers di Depdiknas, Jakarta, Jumat (6/11/2009). Hadir pada acara pengusaha Bob Sadino.

Joko mengatakan, salah satu pembelajaran kewirausahaan yang akan dicanangkan yaitu Program Satu Siswa Satu Notebook. “Kita akan meluncurkan satu siswa satu notebook. Kta akan bermitra dengan beberapa perusahaan baik nasional maupun internasional untuk memastikan notebook dengan harga yang terjangkau oleh para siswa,” katanya.

Joko menjelaskan, notebook yang dirakit oleh siswa-siswa SMK ini adalah untuk memenuhi kebutuhan para siswa sendiri. “Kita akan merakit 3,6 juta notebook,” katanya.

Lebih lanjut Joko menyebutkan, program berikutnya adalah para siswa akan merakit mesin perkakas, peralatan pertanian, komputer, elektronika, alat angkut, bahkan membuat spare partnya. “Dan ini dilakukan oleh SMK bersama mitra industrinya. Jadi kita tidak compete dengan industri, justru kita akan menarik industri untuk bisa maju bersama-bersama, ” katanya. (GIM)

Joko menyampaikan, kewirausahaan menjadi pilar penting dalam pengembangan pendidikan. Dia menjelaskan, aspek kewirausahaan dan kejuruan merupakan solusi untuk keluar dari masalah ekonomi Indonesia. “Kalau di SMK ada tiga (aspek) yaitu kejuruan, kewirausahaan, dan bela negera. Jadi bela negara ini untuk mengembangkan rasa cinta tanah air rasa cinta karya bangsa sendiri,” katanya.

Pengusaha Bob Sadino mengatakan, seorang pelajar, selain dibekali hardskill dan softskill, juga harus dibekali normatif skill. Dia mencontohkan, negara Cina yang berkembang mulai dari yang sederhana yaitu membersihkan kamar kecil. “Jangan disepelekan! Negara Cina jadi besar karena WC yang bersih,” ujarnya.

Bob mengatakan, banyak hal positif yang dimiliki oleh para lulusan SMK. “Saya tidak mengatakan SMK sudah sempurna, tetapi paling tidak dia sudah mendahului jalan pikirannya menjurus ke arah satu kejuruan. Apakah dia tukang daging? koki restoran? montir? Apapun pekerjaan yang ada di depannya anak-anak SMK ini sudah siap untuk mengambil pekerjaan itu,” katanya.(AND/MAL) -Sidiknas-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: