Kadar Kolesterol Terlampau Rendah Bisa Jadi Pertanda Kanker

KOLESTEROL-dalamJakarta, Kolesterol tinggi tidak baik bagi tubuh. Tapi kolesterol rendah juga ternyata tidak bagus untuk kesehatan. Peneliti Amerika mengatakan bahwa kolesterol rendah adalah pertanda awal penyakit kanker. Benarkah?

Dalam Journal Cancer Epidemiology, Biomarkers and Prevention, peneliti menemukan hubungan antara kolesterol dan kanker. Disebutkan peneliti, seseorang dengan total kolesterol (LDL dan HDL) yang rendah cenderung mengalami penyakit kanker yang lebih tinggi.

Fakta ini memang sedikit membingungkan, karena selama ini orang menganggap kolesterol rendah bisa mencegah penyakit jantung dan stroke. Tapi Dr Demetrius Albanes dari National Cancer Institute mengatakan bahwa tingkat kolesterol yang rendah adalah sebuah pertanda, bukan penyebab pasti kanker.

“Jika kadar kolesterol sudah sangat rendah, bisa jadi itu perrtanda kanker yang tidak terdiagnosa,” ujar Albanes seperti dikutip dari Health24, Kamis (5/11/2009).

Selama 18 tahun, peneliti melakukan investigasi terhadap 30.000 partisipan. Selama studi berlangsung, 7.545 partisipan meninggal dunia karena kanker. Setelah dianalisis, ternyata partisipan yang meninggal dunia akibat kanker cenderung memiliki kadar kolesterol yang rendah.

“Mereka yang memiliki level kolesterol di bawah standar (230 mg/dL) punya risiko kanker 18 persen lebih tinggi dibanding mereka yang kolesterolnya normal,” jelas Albanes.

Hal ini berbeda dengan partisipan yang tingkat kolesterolnya tinggi, dimana risiko terkena kankernya hanya 14 persen. Penemuan ini menunjukkan bahwa jumlah serum kolesterol total ada hubungannya dengan penyakit kanker dan bisa dijadikan acuan untuk melakukan deteksi kanker lebih dini.

“Studi ini menarik namun perlu dikembangkan dan dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui perbandingan risikonya antara pria dan wanita dan jenis kanker apa saja yang mungkin terjadi jika kolesterol rendah,” ujar Eric Jacobs of the American Cancer Society.

Melanjutkan studi ini berdasarkan jenis kelamin dianggap penting karena studi sebelumnya yang diteliti Elizabeth Platz dari Johns Hopkins University, Baltimore justru menemukan bahwa pria yang kolesterolnya rendah lebih jarang terkena kanker prostat.

Dalam studi yang melibatkan 5.586 pria di Amerika itu, terbukti bahwa kadar kolesterol rendah (di bawah 200 mg/dL) bisa menurunkan risiko kanker prostat hingga 60 persen. Fakta ini justru berlawanan dengan studi terkini yang dilakukan Albanes dan rekannya.

Kelebihan maupun kekurangan kolesterol ternyata sama-sama terbukti tidak baik untuk kesehatan. Jadi lebih baik memiliki kolesterol yang seimbang. Lakukan cek kadar kolesterol secara rutin untuk mengantisipasi segala jenis penyakit, bukan hanya kanker.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: